Pendafaran KIP Kuliah 2026 Resmi Dibuka, Berikut Jadwal dan Persyaratannya
Website Nasty Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) membuka pendaftaran KIP (Kartu Indonesia Pintar) Kuliah 2026.
Program bantuan pendidikan dari pemerintah ini merupakan solusi krusial bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya.
Sebagai salah satu kebijakan strategis dalam pemerataan akses pendidikan, KIP Kuliah 2026 diproyeksikan mengalami penyempurnaan berdasarkan evaluasi tahun-tahun sebelumnya.
Program KIP Kuliah ini mencakup seluruh jalur seleksi masuk perguruan tinggi, mulai dari SNBP, SNBT, hingga jalur mandiri PTN maupun PTS.

Besaran Bantuan KIP Kuliah 2026
Program KIP Kuliah tidak hanya membebaskan biaya pendidikan, tetapi juga memberikan bantuan biaya hidup kepada para penerimanya. Besaran bantuan ini biasanya disesuaikan dengan indeks harga dan klaster wilayah perguruan tinggi.
1. Bantuan Biaya Pendidikan
Nominal bantuan biaya pendidikan bervariasi tergantung akreditasi program studi, sebagai berikut.
- Prodi berakreditasi Unggul, A, atau Internasional: maksimal Rp 8.000.000 per semester (khusus kedokteran Rp 12.000.000)
- Prodi berakreditasi Baik Sekali atau B: maksimal Rp 4.000.000 per semester
- Prodi berakreditasi Baik atau C: maksimal Rp 2.400.000 per semester
2. Bantuan Biaya Hidup
Pada tahun 2026, skema klasterisasi wilayah masih diterapkan untuk memastikan keadilan bagi penerima manfaat. Bantuan ini ditransfer langsung ke rekening mahasiswa setiap semester. Besaran biaya hidup ini dibagi menjadi lima klaster, mulai dari daerah dengan indeks harga terendah hingga tertinggi. Berikut adalah estimasi pembagian klaster biaya hidup yang berlaku.
- Klaster 1: Rp 800.000 per bulan.
- Klaster 2: Rp 950.000 per bulan.
- Klaster 3: Rp 1.100.000 per bulan.
- Klaster 4: Rp 1.250.000 per bulan.
- Klaster 5: Rp 1.400.000 per bulan.
Besaran bantuan KIP ini masih bersifat perkiraan dan dapat berubah sesuai dengan kebijakan terbaru yang akan ditetapkan oleh pemerintah untuk KIP Kuliah 2026.
Tahapan Pendaftaran
Berikut ini adlaah tahapan pendaftaran KIP Kuliah 2026.:
1. Siswa dapat langsung melakukan pendaftaran secara mandiri di web Sistem KIP Kuliah pada laman kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id;
2. Pada saat pendaftaran, siswa memasukkan NIK, NISN, NPSN dan alamat email yang valid dan aktif;
Sistem KIP Kuliah selanjutnya akan melakukan validasi NIK, NISN dan NPSN serta kelayakan mendapatkan KIP Kuliah**;
3. Jika proses validasi berhasil, Sistem KIP Kuliah selanjutnya akan mengirimkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses ke alamat email yang didaftarkan;
4. Siswa menyelesaikan proses pendaftaran KIP Kuliah dan memilih jalur seleksi yang akan diikuti (SNBP/UTBK-SNBT/Mandiri);
5. Selanjutnya, Siswa menyelesaikan proses pendaftaran di portal atau sistem informasi seleksi nasional masuk perguruan tinggi sesuai jalur seleksi yang dipilih. Proses sinkronisasi dengan sistem tersebut akan dilakukan kemudian dengan skema host-to-host.
6. Bagi calon penerima KIP Kuliah yang telah dinyatakan diterima di Perguruan Tinggi, dapat dilakukan verifikasi lebih lanjut oleh Perguruan Tinggi sebelum diusulkan sebagai calon mahasiswa penerima KIP Kuliah.
* NIK digunakan untuk memperoleh informasi tentang sosial ekonomi di Data Terpadu Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Cara Membuat Akun di Portal KIP Kuliah
1. Buka laman resmi kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id
2. Klik menu “Daftar Sekarang”
3. Masukkan NIK, NISN, NPSN, dan alamat email aktif
4. Sistem akan melakukan validasi data secara otomatis ke database Dapodik, SiPintar, dan DTSEN
5. Jika validasi berhasil, Nomor Pendaftaran dan Kode Akses akan dikirim ke email yang didaftarkan
6. Simpan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses dengan baik
Apabila validasi gagal, periksa kembali kesesuaian data dengan Dapodik. Kesalahan paling umum biasanya terjadi karena perbedaan penulisan nama atau tanggal lahir antara NIK dan data sekolah.
Jadwal Program KIP Kuliah 2026
Pendaftaran KIP Kuliah 2026 sudah dibuka sejak 3 Februari 2026 dan akan ditutup pada 31 Oktober 2026. Berikut adalah jadwal pendaftaran KIP Kuliah 2026 selengkapnya.
| Kegiatan | Jadwal | Keterangan |
| Pendaftaran Akun KIP Kuliah | 3 Februari – 31 Oktober 2026 | Semua jalur seleksi |
| Pilihan Jalur Seleksi SNBP | 3 – 18 Februari 2026 | Wajib selesai sebelum finalisasi SNBP |
| Sinkronisasi KIP Kuliah – SNBP | Host-to-host otomatis | Data muncul setelah pengumuman SNBP |
| Pengumuman Hasil SNBP | 31 Maret 2026 | Pukul 15.00 WIB |
| Sinkronisasi KIP Kuliah – SNBT | Maret – April 2026 | Menyesuaikan jadwal UTBK-SNBT |
| KIP Kuliah Jalur Mandiri PTN/PTS | Juni – Oktober 2026 | Sesuai kebijakan masing-masing kampus |
Jadwal tersebut dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan Kemendiktisaintek dan SNPMB. Pastikan selalu memantau portal resmi untuk update terbaru.
Jadwal Sinkronisasi SNBP dan SNBT
Sinkronisasi adalah pencocokan data antara sistem KIP Kuliah dengan sistem SNPMB agar status penerima bantuan terdeteksi secara otomatis oleh panitia seleksi.
Untuk jalur SNBP, pilihan jalur seleksi di portal KIP Kuliah harus sudah dipilih sebelum tanggal 18 Februari 2026. Ini sangat penting karena jika akun KIP Kuliah belum lengkap saat finalisasi SNBP, data tidak akan tersinkronisasi dan status sebagai calon penerima KIP Kuliah bisa hilang.
Sinkronisasi data dilakukan secara host-to-host, artinya otomatis tanpa perlu input manual. Pilihan perguruan tinggi dan program studi di portal SNPMB baru akan muncul di SIM KIP Kuliah setelah pengumuman hasil SNBP pada 31 Maret 2026.
Sedangkan untuk jalur SNBT, mekanismenya serupa. Setelah login ke SIM SNPMB UTBK-SNBT, sistem akan mencocokkan data secara berkala.
Jadwal Jalur Mandiri PTN dan PTS
Bagi yang menempuh jalur mandiri, pendaftaran KIP Kuliah 2026 tetap bisa dilakukan selama periode akun masih dibuka (hingga 31 Oktober 2026). Setiap perguruan tinggi memiliki jadwal dan kuota KIP Kuliah yang berbeda untuk jalur mandiri.
Perlu diketahui, kuota KIP Kuliah untuk jalur mandiri biasanya lebih terbatas dibandingkan jalur nasional (SNBP dan SNBT). Jadi, pastikan kampus dan program studi yang dituju memang menerima kuota KIP Kuliah di jalur ini.
Syarat Pendaftaran KIP Kuliah 2026
1. Syarat Akademik
- Lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2026, 2025, atau 2024
- Memiliki potensi akademik yang baik, dibuktikan dengan dokumen sah
- Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru dan diterima di PTN atau PTS
- Program studi tujuan minimal berakreditasi A/Unggul atau B/Baik Sekali (akreditasi C/Baik dimungkinkan dengan pertimbangan tertentu)
- Belum pernah ditetapkan sebagai penerima KIP Kuliah di tahun sebelumnya
2. Syarat Ekonomi dan Dokumen Pendukung
Keterbatasan ekonomi harus dibuktikan dengan memenuhi salah satu kriteria berikut:
- Memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) pendidikan menengah
- Terdata dalam Data Terpadu Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) maksimum desil 4, yang bersumber dari Kementerian Sosial
- Berasal dari panti sosial atau panti asuhan
- Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali di bawah Rp4.000.000 per bulan, atau maksimal Rp750.000 per anggota keluarga
Bagi yang termasuk kriteria terakhir, wajib melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dilegalisasi minimal di tingkat desa/kelurahan.
Dokumen Persyaratan
Dokumen yang perlu disiapkan pada pendaftaran KIP Kuliah 2026 antara lain sebagai berikut,
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau Surat Keterangan Pengganti KTP
2. Kartu Keluarga (KK) terbaru
3. Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang aktif
4. Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) sekolah asal
5. Bukti keikutsertaan dalam program bantuan sosial dari pemerintah, seperti Kartu KKS, kartu PKH, atau Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dilegalisasi oleh pemerintah setempat
6. Foto rumah tampak luar dan dalam yang menunjukkan kondisi tempat tinggal
7. Ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL)
8. Rapor yang mencantumkan nilai akademik
10. Sertifikat prestasi (jika ada), seperti piagam atau medali penghargaan
11, Surat pernyataan yang mungkin diminta oleh perguruan tinggi tujuan
Pastikan seluruh data NIK, NISN, dan NPSN valid dan sesuai dengan yang tercatat di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikdasmen. Apabila terdapat ketidaksesuaian, segera koordinasi dengan operator Dapodik di sekolah masing-masing.
Dengan persiapan sejak awal, peluang untuk mengikuti seleksi dan meraih bantuan KIP Kuliah 2026 bisa dimaksimalkan. Saatnya bersiap dan mulai melangkah menuju pendidikan tinggi yang Anda inginkan.**
BACA JUGA : Buku Ramadan for Kids 2026, Panduan Orangtua Dampingi Anak Ibadah Puasa
@Salam Website Nasty


0 Response to "Pendafaran KIP Kuliah 2026 Resmi Dibuka, Berikut Jadwal dan Persyaratannya"
Post a Comment
Silahkan Berkomentar dengan Jelas dan Sopan