INFO TERKINI :
MUSIK DAN INTERNET

Lihat dan Download Lirik lagu Gratis dan Terlengkap dari lagu Daerah, Nasional, dan Internasional


Perubahan Kimia : Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya

           

Website Nasty Perubahan zat dapat dibedakan menjadi dua, yaitu perubahan fisika dan perubahan kimia. Berikut ini adalah penjelasan mengenai perubahan kimia yang meliputi pengertian. ciri-ciri, contoh, dan perbedaannya dengan perubahan fisika.

Perubahan kimia dan reaksi kimia merupakan dua konsep yang identik di dalam ilmu kimia. Reaksi kimia merupakan proses atau mekanisme terjadinya perubahan kimia.

Reaksi kimia akan menghasilkan zat baru dengan sifat yang berbeda dari zat semula. Singkatnya, perubahan kimia adalah hasil atau yang diamati, sedangkan reaksi kimia merupakan prosesnya.


Pengertian Perubahan Kimia

Perubahan Kimia
Perubahan Kimia

Perubahan kimia adalah proses perubahan zat yang menghasilkan zat baru dengan sifat kimia dan komposisi molekul yang berbeda dari zat asalnya. Dengan demikian, di dalam perubahan kimia, akan terjadi perubahan sizat-sifat kimia dari produk yang dihasilkan.

Perubahan ini bersifat permanen atau irreversibel (tidak dapat kembali ke bentuk semula) dan melibatkan reaksi kimia, seperti pembakaran, pembusukan, pengaratan, atau fermentasi.

Berikut adalah beberapa sifat kimia suatu zat.

1. Keterbakaran

Keterbakaran, yaitu  sifat suatu zat untuk dapat terbakar. Bahan yang memiliki sifat ini, seperti kertas atau bensin, yang cenderung mudah terbakar saat bertemu dengan api.

2. Membusuk

Sifat membusuk mengacu pada kemampuan suatu zat untuk mengalami pembusukan ketika terpapar kondisi tertentu, seperti kelembapan tinggi atau bakteri.

Contohnya adalah makanan yang dibiarkan terlalu lama akan mengalami perubahan kimia dan mungkin akan mengeluarkan bau tidak sedap.

3. Kereaktifan

Kereaktifan menunjukkan seberapa cepat suatu zat bereaksi dengan zat lain. Zat-zat yang sangat reaktif, seperti Natrium atau Kalium, dapat dengan mudah bereaksi dengan air atau udara dan menghasilkan perubahan yang signifikan.

4. Mudah Meledak

Zat yang mudah meledak memiliki potensi untuk melepaskan energi secara cepat melalui reaksi kimia. Seperti bahan peledak, yang ketika bereaksi akan menghasilkan suara, cahaya, dan panas.

5. Beracun

Sifat yang dimiliki oleh zat yang dapat menyebabkan kerusakan pada organisme hidup bila terpapar, bisa disebut beracun. Zat beracun, seperti sianida atau merkuri, dapat menyebabkan perubahan kimia dalam tubuh dan berpotensi fatal.

6. Terlarut

Beberapa zat ada yang mempunyai sifat mudah terlarut dalam zat lain, terutama dalam air. Sifat ini berkaitan dengan reaksi kimia karena zat yang terlarut dapat membentuk larutan dan berinteraksi dengan zat lain dalam lingkungan yang berbeda.


Ciri-ciri Perubahan Kimia

Perubahan kimia memiliki ciri-ciri spesifik yang membedakan dengan perubahan fisika. Berikut adalah beberapa ciri-ciri perubahan kimia.

1. Pembentukan Zat Baru

Perubahan kimia melibatkan pembentukan zat-zat baru dengan sifat-sifat yang berbeda dari zat-zat awal. Struktur molekuler dan komposisi kimia dari zat tersebut dapat berubah secara signifikan.

2. Perubahan Energi

Perubahan kimia seringkali disertai dengan perubahan energi. Reaksi kimia dapat melepaskan energi dalam bentuk panas (reaksi eksotermik) atau menyerap energi (reaksi endotermik).

3. Perubahan Warna

Perubahan kimia juga dapat diindikasikan dengan terjadinya perubahan warna. Warna baru yang muncul atau warna yang hilang setelah reaksi adalah tanda-tanda perubahan kimia.

4. Pembentukan Gas

Apabila reaksi kimia menghasilkan gas, ini bisa menjadi tanda dari perubahan kimia. Gas dapat muncul dalam bentuk gelembung atau dapat berbau dan/atau berwarna khas.

5. Pembentukan Presipitat

Presipitat adalah endapan padat yang terbentuk dalam larutan setelah reaksi kimia terjadi. Hal ini adalah tanda bahwa ion-ion dalam larutan telah bereaksi dan membentuk senyawa padat baru.

 

6. Perubahan Bau

Beberapa reaksi kimia dapat menghasilkan perubahan dalam bau zat. Reaksi fermentasi adalah contoh perubahan bau akibat reaksi kimia.

7. Perubahan Rasa

Perubahan kimia juga dapat mempengaruhi rasa suatu zat. Misalnya, ketika gula terbakar, itu dapat menghasilkan rasa manis yang berubah menjadi pahit.

8. Perubahan Fase

Perubahan kimia terkadang dapat mempengaruhi fase suatu zat, seperti dari padat ke cair atau dari cair ke gas. Kondisi Ini bisa terjadi bersamaan dengan perubahan komposisi kimia.

9. Perubahan Suhu

Perubahan suhu dapat terjadi sebagai akibat dari perubahan kimia. Hal ini dapat menjadi indikator bahwa reaksi kimia sedang berlangsung, terutama jika perubahan suhu terlihat nyata.

10. Perubahan Massa

Massa total zat-zat yang terlibat dalam reaksi kimia tetap konstan, sesuai dengan Hukum Kekekalan Massa. Akan tetapi, dalam beberapa reaksi, akan ada perubahan massa karena pembentukan gas atau endapan.

Baca : 4 Ciri-ciri Reaksi Kimia dan Contohnya

 

Contoh Perubahan Kimia

Ada banyak contoh perubahan kimia di dalam kehidupan sehari-hari. Berikut merupakan contoh perubahan kimia di dalam kehidupan.

1. Pembakaran

Pada saat kayu, bahan bakar fosil, atau bahan organik lainnya terbakar, terjadi perubahan kimia di mana senyawa-senyawa dalam zat tersebut bereaksi dengan oksigen untuk menghasilkan panas dan gas seperti karbon dioksida dan air.

2. Reaksi Korosi

Pada saat besi atau logam lain bereaksi dengan oksigen dan air dalam lingkungan tertentu, maka akan terjadi korosi yang mengubah logam menjadi senyawa oksida, seperti karat pada permukaan besi.

3. Fermentasi

Ketika ragi atau mikroorganisme lainnya merombak senyawa organik, misalnya gula, maka akan terbentuk  senyawa lain seperti alkohol dan karbon dioksida. Fermentasi dapat terjadi pada proses pembuatan tempe dari kedelai, pembuatan tape dari singkong/ketan, dan pembuatan keju dari susu.

4. Reaksi Pencoklatan (Browning)

Buah apel segar yang dipotong dan dibiarkan beberapa hari akan mengalami perubahan warna menjadi cokelat. Perubahan warna pada buah apel dipengaruhi oleh reaksi antara oksigen di udara dengan enzim polifenol oksidase (PPO) di dalam buah apel.

Pada saat apel diiris, oksigen akan mengenai bagian yang diiris. terdapat oksigen dalam sel, enzim PPO akan mengoksidasi senyawa fenol di jaringan apel. Pada proses oksidasi senyawa fenol, terjadi reaksi kimia yang menghasilkan zat warna melanin berwarna gelap.

5. Reaksi Pembentukan Garam

Ketika asam bereaksi dengan basa, seperti ketika asam klorida bereaksi dengan natrium hidroksida akan terbentuk garam natrium klorida dan air.

 

6. Pembusukan Makanan

Pembusukan makanan dapat terjadi karena aktivitas mikroorganisme, reaksi enzim, dan oksidasi yang merusak struktur pada makanan, sehingga makanan menjadi cepat basi. Faktor eksternal seperti penyimpanan suhu yang salah, paparan udara/cahaya, kelembapan, serta waktu penyimpanan yang terlalu lama mempercepat proses kerusakan tersebut. 

7. Pemanggangan atau Pemanasan

Ketika bahan-bahan makanan atau bahan kimia dipanaskan, akan terjadi perubahan kimia yang dapat mengubah warna, rasa, dan teksturnya.

8. Fotosintesis

Fotosintesis adalah reaksi kimia yang dialami oleh tumbuhan untuk mengubah karbon dioksida dan air menjadi glukosa dan oksigen dengan bantuan cahaya matahari dan klorofil.

Tujuan fotosintesis, yaitu untuk mengubah enegri cahaya matahari mengubah energi matahari dalam bentuk glukosa untuk mendukung pertumbuhan dan metabolisme tumbuhan.

9. Reaksi Kimia dalam Tubuh

Berbagai reaksi kimia terjadi dalam tubuh manusia untuk menghasilkan energi dan mempertahankan fungsi tubuh, seperti dalam proses pencernaan dan respirasi seluler.

Baca : Persamaan Reaksi Kimia, Cara Menyetarakan, dan Contohnya

 

Perbedaan Perubahan Kimia dengan Perubahan Fisika

Berdasarkan uraian penjelasan tentang perubahan kimia tersebut, maka dapat dijelaskan perbedaan antara perubahan kimia dengan perubahan fisika, sebagai berikut.

Aspek
Perubahan Fisika
Perubahan Kimia
Komposisi zat
Tidak berubah, tetap zat yang sama
Berubah menjadi zat baru dengan sifat berbeda
Reversibilitas
Dapat kembali ke bentuk semula
Tidak dapat kembali ke bentuk semula
Ciri-ciri
Perubahan wujud, bentuk, perubahan ukuran, kelarutan, dan massa jenis.
Perubahan warna, timbul gas, terbentuk endapan, dan perubahan suhu
Contoh
Es mencair, gula larut dalam air, air mendidih, kapur barus menyublim
Besi berkarat, nasi membusuk, kayu terbakar, kedelai menjadi tempe
Demik

BACA JUGA : 8 Contoh Reaksi Kimia Dalam Kehidupan Sehari-hari


Demikianlah postingan ini, jika menurut Anda Bermanfaat silahkan SHARE, Terimakasih

@Salam Website Nasty 

 

telegram

0 Response to "Perubahan Kimia : Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya"

Post a Comment

Silahkan Berkomentar dengan Jelas dan Sopan