INFO TERKINI :
MUSIK DAN INTERNET

Lihat dan Download Lirik lagu Gratis dan Terlengkap dari lagu Daerah, Nasional, dan Internasional


Panduan FLS3N 2026 Jenjang SMP MTs Sederajat

    

Website Nasty Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) telah menerbitkan Panduan FLS3N Tahun 2026 untuk Jenjang SMP MTs Sederajat.

Panduan FLS3N SMP MTs  Sederajat ini untuk memberikan acuan bagi semua pihak yang terlibat termasuk panitia, juri, peserta, guru, pelatih, operator sistem aplikasi ajang talenta, komunitas, petugas dinas pendidikan, dan pihak lainnya dalam pelaksanaan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 .

Selain itu Panduan FLS3N SMP Tahun 2026 ini  untuk memandu penyelenggara FLS3N 2026 tingkat Daerah dan Nasional agar dapat melaksanakan kegiatan secara efektif, efisien.

Panduan ini juga menjadi dasar dalam penyusunan Panduan FLS3N 2026 tingkat Daerah yang akan dilaksanakan oleh penyelenggara FLS3N 2026 tingkat Daerah.

Ajang FLS3N SMP ini menjadi sarana strategis untuk menumbuhkan kecintaan terhadap seni budaya, membangun karakter generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan berdaya saing.

Peserta FLS3N jenjang SMP 2026 adalah peserta didik jenjang Pendidikan Dasar (SMP/MTs/Sederajat), Pendidikan Khusus (SMPLB/Sederajat) di seluruh Indonesia, dan peserta didik perwakilan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) yang bertalenta di bidang seni.

Hasil yang Diharapkan

1. Penyelenggaraan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 dapat terlaksana secara tertib, terstandar, dan berkualitas untuk setiap cabang lomba di setiap jenjang pendidikan.

2. Terciptanya kesamaan persepsi pada pihak yang terlibat termasuk panitia, juri, peserta, guru, pelatih, operator sistem aplikasi ajang talenta, komunitas, petugas dinas pendidikan, dan pihak lainnya dalam memahami dan melaksanakan ketentuan – ketentuan Festiv al Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 .

 

Tema

Tema umum FLS3N tahun 2026 adalah “ Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”. Tema ini mengandung makna bahwa pengembangan karakter murid tidak dapat dipisahkan dari proses kreatif dan pemaknaan terhadap nilai-nilai seni budaya bangsa.

Tema ini menegaskan bahwa kreativitas merupakan sarana strategis bagi murid untuk mengekspresikan gagasan, imajinasi, dan identitas diri secara positif, inovatif, serta bertanggung jawab.

Klasifikasi Seni yang Dilombakan

Klasifikasi seni yang dilombakan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) SMP/MTs/Sederajat sebagai berikut.

Panduan FLS3N 2026 Jenjang SMP MTs Sederajat
Panduan FLS3N 2026 Jenjang SMP MTs Sederajat

1. Pertunjukan

Seni pertunjukan adalah cabang seni yang melibatkan aksi atau performa karya yang disampaikan melalui gerakan, suara, atau ekspresi di hadapan penonton. Materi seni pertunjukan dapat dipersiapkan di tingkat daerah (Kabupaten/Kota dan Provinsi) dengan mengacu pada Panduan.

2. Penciptaan

Seni penciptaan adalah cabang seni yang berfokus pada proses menghasilkan karya yang bersifat tetap, yang dapat dilihat, dirasakan, atau diapresiasi sebagai hasil kreativitas individu atau kelompok.

Seni ini lebih berorientasi pada produk akhir seperti gambar, lukisan, kerajinan, puisi, atau karya sastra lainnya.

Peserta lomba FLS3N jenjang SMP/MTs/Sederajat adalah murid jenjang SMP/MTs/Sederajat) di seluruh Indonesia, dan peserta didik perwakilan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) yang bertalenta di bidang seni.

 

Persyaratan Umum Peserta

1. Peserta Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) adalah peserta didik yang memiliki status Warga Negara Indonesia (WNI) di seluruh Indonesia dan Sekolah Indonesia Luar Negeri yang memiliki status tercatat sebagai peserta didik aktif.

2. Peserta didik berasal dari Satuan Pendidikan yang terakreditasi atau Satuan Pendidikan Luar Negeri yang diakui oleh Kementerian.

3. Peserta didik aktif yang sedang menempuh pendidikan pada jenjang Pendidikan Dasar tingkat SMP/MTs//Sederajat.

4. Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid.

5. Peserta didik tersinkronisasi pada sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan PD Data.

6. Setiap sekolah dapat mendaftarkan maksimal 2 (dua) orang peserta/tim pada cabang lomba yang sama.

7. Peserta belum pernah menjadi Juara 1 FLS2N, dan LS2N di tingkat Nasional pada cabang lomba dan jenjang yang sama di tahun sebelumnya.

8. Status peserta didik tingkat SD/MI/Sederajat pada saat pendaftaran adalah kelas 7 atau 8.

 

Bidang Lomba

1. Ilustrasi

Secara etimologi ilustrasi berasal dari bahasa latin “Iustre; ilustrare” yang artinya “cahaya” (menerangi). Dalam pengertian ini ilustrasi sebagai media yang membuat sesuatu menjadi dapat dipahami lebih jelas melalui gambaran yang konkrit dalam bentuk visual.

Lomba ilustrasi ini bertujuan untuk memberi ruang ekspresi dan kreativitas pada peserta dalam menuangkan gagasan yang terkait wawasan/pengetahuan, kehidupan/pengalaman, visi dan mental peserta yang masih duduk di bangku SMP.

2. Menyanyi Solo

Menyanyi Solo adalah menyanyi seorang diri dengan dengan teknik yang baik dengan tujuan menginterpretasikan lagu yang dinyanyikan. Lomba Menyanyi solo adalah ajang lomba untuk mengasah dan menyalurkan bakat dalam seni olah vokal, dimana dalam ajang ini diharapkan peserta didik dapat mengasah kemampuannya dan mengembangkan rasa percaya diri, jiwa besar dan sportifitas.

3. Mendongeng

Kegiatan mendongeng merupakan bagian dari tradisi sastra lisan, dan pementasannya adalah bagian dari seni pertunjukan dengan konsep pertunjukkan tunggal (one man show) tanpa membaca teks atau naskah cerita.

Cerita dalam lomba mendongeng adalah fiksi, bersumber dari buku cerita anak atau karya peserta/guru/pelatih, atau folklor lisan yang berkembang di wilayah peserta atau nusantara.

4. Menulis Cerita

Lomba menulis cerita adalah kompetisi antarsiswa dalam menyampaikan gagasan ke dalam rangkaian cerita fiksi tertulis secara kreatif dan menarik.

Cerita fiksi yang dimaksud dalam lomba ini mengandung unsur-unsur seperti tema, tokoh, plot, latar belakang, dan gaya bahasa. Sumber cerita dapat berasal dari imajinasi, referensi, pengamatan, pengalaman pribadi maupun orang lain.

5. Pantomim

Pantomim merupakan suatu pertunjukan teater tanpa kata- kata (dialog verbal) yang penampilannya lebih mengandalkan pada gerak tubuh dan ekspresi wajah dalam menyampaikan perasaan dan pesan biasanya diiringi musik atau narasi.

Pada lomba ini peserta didik akan di ajak untuk berkreasi dalam menyalurkan emosinya melalui tubuhnya dengan jujur, sebab tidak semua pengalaman mampu dijabarkan melalui kata- kata.

 

6. Ansambel Campuran 3 Alat Musik

Ansambel Campuran Musik merupakan ansambel yang terdiri dari tiga buah instrumen. Ansambel instrumen campuran ini terdiri atas tiga elemen instrumen, yaitu semua instrumen yang bermelodi, berharmoni dan berirama.

7. Tari Kreasi

Tari Kreasi, merupakan karya tari yang berpijak dari bentuk tari tradisi daerah yang ada di Indonesia yang
dikembangkan aspek ruang, gerak, dan waktu. Lomba Tari Kreasi Tradisi untuk tingkat SMP / Sederajat merupakan cabang lomba untuk siswa atau siswi dalam menarikan karya tari kreasi baru berbasis tradisi yang mengedepankan kekuatan identitas kedaerahannya.

8. Kretivitas Musik Tradisional

Kreativitas Musik Tradisional dalam FLS3N 2026 adalah kemampuan mengolah atau mengembangkan unsur musik daerah menjadi komposisi baru yang utuh, inovatif, dan tetap berakar pada identitas budaya serta estetika lokal.


Baca :



UNDUH Panduan FLS3N 2026 Jenjang SMP MTs Sederajat

 

Demikianlah postingan ini, jika menurut Anda Bermanfaat silahkan SHARE, Terimakasih

@Salam Website Nasty 

 

 

telegram

0 Response to "Panduan FLS3N 2026 Jenjang SMP MTs Sederajat"

Post a Comment

Silahkan Berkomentar dengan Jelas dan Sopan