Unduh Panduan Kokurikuler RA dan Madrasah Tahun 2026
Website Nasty Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kemenag telah menerbitkan Panduan Kokurikuler RA dan Madrasah Tahun 2026.
Dalam Panduan Kokurikuler RA dan Madrasah Tahun 2026 ini, disajikan kerangka kerja yang fleksibel dan kontekstual.
Madrasah dapat memilih dan mengembangkan berbagai bentuk kegiatan, seperti pembelajaran kolaboratif lintas disiplin ilmu, Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH), Kegiatan Kolaboratif Berbasis Cinta (KKBC), atau cara lainnya. Setiap bentuk kegiatan dirancang untuk dapat disesuaikan dengan analisis potensi, kebutuhan murid, serta kearifan lokal masing-masing madrasah.
Panduan Kokurikuler RA dan Madrasah ini diharapkan dapat menjadi sahabat bagi para kepala madrasah, koordinator, dan guru dalam merancang, melaksanakan, serta mengevaluasi kegiatan kokurikuler yang berdampak.

Pengertian Kokurikuler
Dalam rangka membentuk kompetensi murid secara menyeluruh, madrasah harus menyediakan berbagai pengalaman belajar yang bermakna melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Kokurikuler merupakan kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan untuk penguatan, pendalaman, dan/atau pengayaan kegiatan Intrakurikuler dalam rangka pengembangan kompetensi, terutama penguatan karakter.
Dengan demikian, kegiatan kokurikuler menjadi komponen penting dan memiliki peran strategis dalam pengembangan kompetensi murid, terutama karakter.
Kompetensi-kompetensi yang dimaksud adalah 8 (delapan) dimensi profil lulusan, yaitu: 1) keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa; 2) kewargaan; 3) penalaran kritis; 4) kreativitas; 5) kolaborasi; 6) kemandirian; 7) kesehatan; dan 8) komunikasi.
Profil lulusan yang terdiri dari delapan dimensi ini merupakan capaian pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang harus dicapai murid. Profil tersebut diharapkan juga menghasilkan lulusan yang memiliki kepemimpinan yang efektif yang berintegritas, profesional, dan transformatif.
Kegiatan kokurikuler dirancang harus mendorong murid untuk mengeksplorasi dunia melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan dan bermakna. Kegiatan kokurikuler adalah eksperiensial, langsung, berfokus pada tindakan, dan berdasarkan keterampilan.
Berdasarkan hal ini, panduan kokurikuler ini menyajikan berbagai kegiatan kokurikuler dalam bentuk pembelajaran kolaboratif lintas disiplin ilmu, gerakan 7 (tujuh) kebiasaan anak Indonesia hebat, Kegiatan Kolaboratif Berbasis Cinta (KKBC) dan/atau cara lainnya untuk memahami, menerapkan, dan merefleksi materi terhadap isu aktual yang dihadapi murid.
Pelaksanaan kegiatan kokurikuler memiliki tema yang berfungsi untuk menyatukan ide-ide dan gagasan yang beragam dengan mengaitkannya dengan kegiatan pembelajaran sesuai konteks sosial budaya dan karakteristik murid.
Madrasah dalam merancang muatan kokurikuler, tidak hanya memperhatikan kebutuhan kurikulum, tetapi juga berlandaskan pada potensi dan kekuatan murid dan lingkungan mereka.
Oleh karena itu, kegiatan kokurikuler menjadi ruang yang ideal bagi murid untuk berkembang dan belajar dengan cara yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.
Urgensi Kokurikuler
Kokurikuler memiliki peran strategis untuk menjembatani antara pembelajaran konseptual di kelas dan penerapannya dalam dunia nyata. Ini memungkinkan murid untuk mengembangkan keterampilan secara lebih kontekstual dan utuh sesuai dengan delapan dimensi profil lulusan.
Kokurikuler memainkan peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, bermakna, dan memberdayakan yang memungkinkan murid berkembang menjadi pribadi yang utuh.
Dalam praktik kokurikuler, murid tidak hanya dilatih untuk memahami konsep, tetapi juga berpartisipasi dalam interaksi emosional dan sosial. Mereka diajari untuk memahami, mengaplikasikan, merefleksikan, dan bertindak.
Saat murid bekerjasama dalam kegiatan proyek tematik, atau menyelesaikan tantangan dalam konteks nyata, mereka mengalami pembelajaran yang menyentuh aspek intelektual, etika, estetika, dan kinestetik sekaligus.
Tujuan Kokurikuler
Melalui pengalaman belajar yang bermakna, kegiatan kokurikuler bertujuan untuk mendukung pencapaian 8 (delapan) dimensi profil lulusan dan topik panca cinta secara nyata dan kontekstual. Profil lulusan yang terdiri dari delapan dimensi menunjukkan capaian pengetahuan, keterampilan, dan karakter.
Di samping itu, diharapkan menghasilkan lulusan yang memiliki kepemimpinan yang efektif yang berintegritas, profesional, dan transformatif. Delapan dimensi profil lulusannya sebagai berikut:
BACA JUGA : Juknis Pengelolaan BOP RA dan BOS Madrasah 2026
UNDUH Unduh Panduan Kokurikuler RA dan Madrasah Tahun 2026
@Salam Website Nasty


0 Response to "Unduh Panduan Kokurikuler RA dan Madrasah Tahun 2026"
Post a Comment
Silahkan Berkomentar dengan Jelas dan Sopan