Naskah Akademik Gerakan Numerasi Nasional
Website Nasty Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikdasmen telah menerbitkan Naskah Akademik Gerakan Numerasi Nasional.
Naskah ini disusun sebagai landasan akademik untuk mendukung implementasi Gerakan Numerasi di Indonesia dalam rangka meningkatkan kemampuan numerasi murid di seluruh jenjang pendidikan dan seluruh elemen masyarakat.
Ringkasan Eksekutif
Gerakan Numerasi Nasional (GNN) merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan rendahnya capaian numerasi yang terekam dalam asesmen nasional maupun internasional, serta studi lainnya. Numerasi merupakan kecakapan hidup (life skill) yang mencakup berpikir logis, kritis, analitis, kreatif, serta kemampuan menggunakan data dalam pengambilan keputusan sehari-hari.
Dengan demikian, numerasi penting dalam membangun sumber daya manusia unggul, berdaya saing, dan berkarakter menuju visi Indonesia Emas 2045 serta pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Landasan Gerakan Numerasi Nasional dibangun atas dasar filosofis, pedagogis, sosiologis, yuridis, dan empiris. Secara filosofis, gerakan ini berpijak pada nilai-nilai Pancasila, pemikiran Ki Hadjar Dewantara, dan prinsip UNESCO tentang pendidikan sebagai hak asasi manusia, serta diperkuat oleh semangat Tut Wuri Handayani yang mengedepankan pendidikan yang menuntun dan mengembangkan potensi murid.
Secara sosiologis, numerasi dipandang sebagai modal sosial untuk menghadapi kompleksitas kehidupan modern berbasis data. Sementara secara yuridis, GNN diperkuat oleh berbagai regulasi pendidikan nasional yang menempatkan numerasi sebagai kompetensi esensial dalam kurikulum, khususnya Undang-Undang Dasar 1945 yang mengamanatkan pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia.
GNN dirancang sebagai sebuah gerakan nasional, bukan program teknis, yang menumbuhkan kesadaran kolektif dan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat.
Implementasinya berpusat pada catur matra ekosistem pendidikan (sekolah/satuan pendidikan, keluarga, masyarakat, dan media) yang berperan menciptakan lingkungan belajar kaya numerasi. Satuan pendidikan menjadi pusat pembelajaran terstruktur, keluarga membangun kebiasaan bernumerasi di rumah, masyarakat memperkuat penerapan numerasi dalam kehidupan sosial, dan media menjadi penggerak kesadaran publik.
Kerangka utama GNN meliputi tiga aspek penguatan: (1) pola pikir bernumerasi (numeracy mindset) bertujuan menumbuhkan pola pikir berkembang (growth mindset) dan kepercayaan diri terhadap kemampuan matematis; (2) keterampilan bernumerasi (numeracy skillset) untuk memperkuat kemahiran konseptual, prosedural, strategis, dan penalaran adaptif dan (3) media atau alat bernumerasi (numeracy toolset) untuk memperluas akses terhadap sumber belajar, media digital, dan perangkat pembelajaran kontekstual.
Dalam implementasinya, GNN diarahkan untuk menghasilkan perubahan jangka panjang berupa peningkatan kemampuan numerasi murid Indonesia dan masyarakat secara umum yang tercermin dalam kehidupan nyata, partisipasi sosial, dan kemandirian berpikir.
Keberhasilan gerakan ini sangat bergantung pada sinergi lintas sektor antara kementerian/lembaga, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat.
Akhirnya, Gerakan Numerasi Nasional diharapkan menjadi gerakan kultural dan sosial yang mengubah cara pandang bangsa terhadap matematika dan numerasi, menumbuhkan budaya bernalar berbasis data, serta mempersiapkan generasi Indonesia.
Tujuan
Tujuan naskah akademik gerakan numerasi nasional adalah sebagai berikut
1. memahami urgensi numerasi dan gerakan numerasi nasional.
2. memahami kerangka filosofis dan pedagogis, sosiologis, yuridis, dan empiris yang melandasi urgensi gerakan numerasi nasional
3. memahami konsep numerasi, konsep gerakan numerasi, dan prinsip gerakan numerasi nasional.
4. memahami indikator keberhasilan implementasi Gerakan Numerasi Nasional.
5. memahami arah kebijakan dan strategi implementasi gerakan numerasi nasional.
6. memahami peran-peran pemangku kepentingan gerakan numerasi nasional.
Sasaran
Sasaran dari Gerakan Numerasi Nasional terdiri dari catur matra pusat pendidikan, yaitu sekolah, masyarakat, keluarga, dan media. Pada implementasinya, catur matra ini perlu memperhatikan pola pikir numerasi (numeracy mindset), keterampilan numerasi (numeracy skillset), dan perangkat numerasi (numeracy tool set).
Ruang Lingkup
Ruang lingkup naskah akademik GNN yang dilaksanakan oleh catur matra Pusat Pendidikan meliputi (1) konsep numerasi dan gerakan numerasi nasional; (2) arah kebijakan dan strategi; (3) peran kementerian pendidikan dasar dan menengah, termasuk kementerian/lembaga serta pemerintah daerah; dan (4) pelaksanaan program GNN di sekolah, masyarakat, keluarga dan media.
BACA JUGA : Juknis Keterampilan Menulis Bagi Sekolah Dasar
UNDUH Naskah Akademik Gerakan Numerasi Nasional
@Salam Website Nasty


0 Response to "Naskah Akademik Gerakan Numerasi Nasional"
Post a Comment
Silahkan Berkomentar dengan Jelas dan Sopan