Gerakan Indonesia ASRI untuk Penguatan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
Website Nasty Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) merupakan inisiatif strategis dari Kemendikdasmen dalam rangka penguatan budaya sekolah aman dan nyaman.
Gerakan Indonesia ASRI bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Gerakan Indonesia ASRI di sekolah menekankan pada budaya sekolah yang bebas perundungan (aman), pola hidup bersih dan sehat (sehat), manajemen sampah (resik), serta penataan lingkungan yang asri (indah).
Penguatan tentang Gerakan Indonesia ASRI ini tercantum di dalam Surat Edaran (SE) Mendagri Nomor 600.11/889/SJ tentang Pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI yang ditujukan kepada Gubernur dan Bupati/ Walikota di seluruh Indonesia, pada tanggal 18 Februari 2026.
Di dalam Surat Edaran Mendagri tersebut disampaikan bahwa Gerakan Indonesia ASRI sebagai tindaklanjut arahan Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, pada rapat koordinasi pemerintah pusat dan daerah pada tanggal 2 Februari 2026.

Pelaksanaan gerakan Indonesia ASRI dilakukan dengan penguatan partisipasi aktif pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat secara terpadu untuk mencapai tujuan pelaksanaan gerakan ASRI.
Implementasi gerakan ini pada satuan pendidikan didukung oleh kebijakan Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 dan diarahkan untuk merespons kebutuhan revitalisasi sekolah menjadi rumah kedua yang menyenangkan bagi murid.
Gerakan Indonesia ASRI terdiri dari aspek Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
1. Aspek “aman” berfokus pada keamanan lingkungan, mitigasi risiko, dan ketertiban ruang publik diantaranya penataan lingkungan berbasis mitigasi bencana, penerangan dan keamanan lingkungan, dan pengendalian sampah dan limbah berbahaya.
2. Aspek “sehat” berfokus pada kualitas lingkungan yang mendukung kesehatan masyarakat diantaranya pengelolaan sanitasi dan air bersih, pengendalian pencemaran lingkungan, dan mengaktifkan kembali gerakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
3. Aspek “Resik” berfokus pada kebersihan dan pengelolaan sampah terintegrasi diantaranya melaksanakan kerja bakti (korve) pembersihan lingkungan, mengoptimalkan pengelolaan sampah berbasis sumber, melakukan inspeksi secara berkala kebersihan lingkungan kerja.
3. Aspek “Indah” berfokus pada estetika lingkungan dan ruang publik yang nyaman diantaranya penanaman pohon di ruang terbuka hijau, melakukan penataan taman dan ruang publik, menertibkan banner/baliho/poster/ reklame yang dipasang tidak memperhatikan estetika, dan mendorong peremajaan atap seng menjadi genteng atau bahan lain secara terencana dan bertahap.
Pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI di Sekolah
Sejalan dengan Gerakan Indonesia ASRI yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto, Kemendikdasmen juga mendorong satuan pendidikan untuk melaksanakan gerakan tersebut secara masif,
Implementasi gerakan ini pada satuan pendidikan didukung oleh kebijakan Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.
Dinyatakan dalam Permendikdasmen tersebut bahwa Budaya Sekolah Aman dan Nyaman bertujuan untuk menciptakan dan menjaga lingkungan belajar yang kondusif bagi Warga Sekolah. Budaya Sekolah Aman dan Nyaman meliputi:
1. pemenuhan kebutuhan spiritual;
2. pelindungan fisik;
3. kesejahteraan psikologis dan keamanan sosiokultural; dan
4. keadaban dan keamanan digital.
Gerakan ASRI di satuan pendidikan juga diarahkan untuk merespons kebutuhan revitalisasi sekolah menjadi rumah kedua yang menyenangkan bagi murid.
Baca : Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 Tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
Terbaru, Mendikdasmen telah mengeluarkan Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 10 Tahun 2026 Pembelajaran Tatap Muka Untuk Optimalisasi Capaian Belajar dan Penguatan Karakter.
Melalui Surat Edaran tersebut, Mendikdasmen mengajak satuan pendidikan untuk membangun lingkungan belajar yang kondusif dalam upaya optimalisasi capaian belajar, serta menumbuhkan pembiasaan nilai-nilai positif dalam keseharian warga sekolah.
Sekolah juga didorong untuk mengintegrasikan praktik-praktik berkelanjutan, seperti efisiensi sumber daya, konservasi energi dan air, serta penggunaan moda transportasi ramah lingkungan, dengan memperhatikan kondisi dan kapasitas masing-masing.
Dengan demikian, akan tercipta budaya sekolah yang mendukung optimalisasi capaian belajar sekaligus membentuk karakter murid dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Pentingnya gerakan ini sebagai bagian dari pembentukan karakter murid. Gerakan Indonesia ASRI bukan hanya sekadar program, tetapi merupakan upaya bersama untuk membangun budaya positif di lingkungan sekolah,
BACA JUGA : Unduh Panduan Teknis Penggunaan Ruang Murid
@Salam Website Nasty


0 Response to "Gerakan Indonesia ASRI untuk Penguatan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman"
Post a Comment
Silahkan Berkomentar dengan Jelas dan Sopan